


Qualcomm memperkenalkan platform seluler Snapdragon 7 Gen 3, chipset ini membawa kemampuan kecerdasan buatan generatif dari Snapdragon 8 Gen 3 kelas atas ke ponsel pintar menengah, bersama dengan beberapa peningkatan signifikan lainnya.
Chipset terbaru dari Qualcomm diproduksi dengan teknologi proses 4nm TSMC dan memiliki arsitektur CPU 1+3+4. Inti utama beroperasi hingga 2,63 GHz, sementara tiga inti kinerja berjalan pada 2,4 GHz, dan empat inti efisiensi beroperasi pada 1,8 GHz.
Qualcomm mengklaim bahwa Snapdragon 7 Gen 3 menawarkan peningkatan kinerja CPU hampir 15 persen dan lonjakan kinerja GPU lebih dari 50 persen dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Snapdragon 7 Gen 1. Chipset ini juga menawarkan penghematan daya 20 persen lebih baik.
Dalam ranah Kecerdasan Buatan (AI), Snapdragon 7 Gen 3 dengan Hexagon NPU-nya memberikan peningkatan kinerja AI per watt sebesar 60 persen, memperkenalkan dukungan presisi INT4 untuk pertama kalinya dalam seri 7.
Snapdragon 7 Gen 3 juga mencakup sejumlah fitur baru, seperti dukungan untuk format gambar Google Ultra HDR pada Android 14, deteksi wajah berbasis AI yang ditingkatkan, audio spasial dengan pelacakan kepala, dan pengalaman Snapdragon Seamless multi-perangkat.
Terdapat juga dukungan berkelanjutan untuk pengambilan gambar dari tiga kamera secara bersamaan, dan fitur baru “AI Remosaic” yang menghilangkan pewarnaan berbutir untuk hasil beresolusi lebih tinggi dengan warna yang lebih hidup.
Dari segi konektivitas, Snapdragon 7 Gen 3 menampilkan modem 5G Snapdragon X63 untuk unduhan hingga 5 Gbps, dan mendukung WiFi 6E serta Bluetooth 5.3.
Honor dan Vivo termasuk di antara produsen ponsel pintar yang berencana menggunakan Snapdragon 7 Gen 3 pada perangkat mendatang mereka.
Honor diperkirakan akan meluncurkan Honor 100 dengan Snapdragon 7 Gen 3, sedangkan Vivo kemungkinan akan menggunakan chip tersebut dalam seri smartphone V30-nya. Demikian disiarkan Gizmochina, Jumat (17/11) waktu setempat.
Keren! Samsung Galaxy AI Mampu Terjemahkan Panggilan Telepon
Samsung memperkenalkan "era baru Galaxy AI" dengan AI Live Translate Call untuk terjemahan panggilan telepon secara real time
Baca Lebih LanjutChatbot Bantu Penjual Kelola online Shop di Musim Belanja
Chatbot AI membantu penjual mengelola toko online, meningkatkan layanan pelanggan, dan efisiensi.
Baca Lebih LanjutGoogle Indonesia Buka Suara Respons Isu Hadirkan E-commerce di YouTube
Direktur Manajer Google Indonesia Randy Jusuf memberikan komentar tentang rencana YouTube untuk e-commerce di Indonesia.
Baca Lebih LanjutCopyright © 2023 Visi Global Teknologi. All rights reserved.