


Nvidia pada Senin (13/11) menambahkan fitur baru pada chip andalannya untuk kecerdasan buatan, penawaran baru tersebut akan mulai diluncurkan tahun depan bersama Amazon.com, Google milik Alphabet, dan Oracle.
Dikutip dari Reuters, Selasa, chip bernama H200 ini akan menggantikan chip andalan Nvidia saat ini, H100. Peningkatan utamanya adalah memori bandwidth tinggi, salah satu bagian termahal dari chip yang menentukan seberapa cepat data dapat diproses.
Baca juga: Selamat tinggal kabel, berikut daftar perangkat streaming nirkabel terbaik
Nvidia mendominasi pasar chip kecerdasan buatan dan mendukung layanan ChatGPT OpenAI serta banyak layanan kecerdasan buatan generatif serupa yang merespons pertanyaan dengan skrip mirip manusia.
Penambahan memori bandwidth tinggi dan koneksi yang lebih cepat ke elemen pemrosesan chip berarti layanan tersebut dapat memberikan jawaban lebih cepat.
H200 memiliki memori bandwidth tinggi sebesar 141 gigabyte, naik dari 80 gigabyte pada H100. Nvidia tidak mengungkapkan pemasok memori untuk chip baru tersebut, tetapi Micron Technology menyatakan pada bulan September bahwa pihaknya berupaya menjadi pemasok Nvidia.
Nvidia juga membeli memori dari SK Hynix Korea, yang bulan lalu mengatakan bahwa chip kecerdasan buatannya membantu menghidupkan kembali penjualan.
Nvidia pada hari Rabu mengatakan bahwa Amazon Web Services, Google Cloud, Microsoft Azure, dan Oracle Cloud Infrastructure akan menjadi penyedia layanan cloud pertama yang menawarkan akses ke chip H200, selain penyedia layanan cloud kecerdasan buatan khusus seperti CoreWeave, Lambda, dan Vultr.
Kripto Jadi Pilihan Diversifikasi Investasi
Instrumen kripto dianggap sebagai pilihan investasi beragam mengingat lonjakan jumlah investor aset kripto di Indonesia mencapai 17,8 juta orang
Baca Lebih LanjutPenjualan Saham OpenAI Rp1,3 kuadriliun Terancam Usai Altman Dipecat
Rencana penjualan saham karyawan OpenAI senilai $86 miliar berada dalam ketidakpastian setelah pemecatan CEO.
Baca Lebih LanjutFitur Cerita Telegram Tersedia untuk Semua Pengguna
Telegram merilis fitur Cerita kepada semua pengguna, menawarkan pengeditan cerita unik.
Baca Lebih LanjutCopyright © 2023 Visi Global Teknologi. All rights reserved.